Disadari oleh para pengembang Joomla, meski mereka berusaha untuk membuat sistem CMS Joomla lebih aman, namun tetap tidak bisa 100% aman. Pemrograman yang dibuat tentunya akan memiliki hole di sana-sini yang dapat digunakan oleh hacker untuk merentas website. Yang bisa dilakukan adalah meminimalisir hole tersebut.
Untuk itu, selalu gunakan versi Joomla terbaru agar website Joomla dapat terus ter-update dengan scripting pemrograman terbaru. Rata-rata pemrograman update tersebut berisikan file-file securitas untuk menutup hole yang bisa dimanfaatkan dalam membobol website.
Setelah menggunakan sistem Joomla terbaru, selanjutnya melengkapi Joomla yang Anda gunakan dengan extension-extension tambahan yang dapat melindungi website Joomla Anda, sehingga lebih aman dan lebih sulit direntas.
Fungsi extension securitas ini adalah untuk meminimalisir hole-hole yang ada di dalam sistem Joomla. Selain itu, juga menambahkan sistem keamanan standar yang dapat melindungi website dari teknik-teknik perentasan website yang umum digunakan oleh para hacker.
Di bab ini, kita akan membahas penggunaan extension-extension yang harus digunakan pada setiap website Joomla. Luangkan waktu sejenak untuk mempelajari extension-extension securitas yang tersaji di dalam buku ini. Dan kemudian pilih extension yang menurut Anda terbaik untuk melindungi website.
Joomla Site Protection/Perlindungan Situs Joomla
Ada 3 kategori keamanan yang harus dilengkapi dengan extension tambahan, yaitu:
Site Protection
Adalah perlindungan terhadap sistem Joomla dari aksi hacker, mulai dari perentasan database hingga penyisipan script-script berbahaya, atau menanamkan malware ke dalam website. Teknik yang biasa dipergu-nakan adalah: SQL Injection, PHP Injection, Remote File Inclusion (RFI), Local File Inclusion (LFI), Malicious User Agent, dDos Attact,Javascript Injection dan sebagainya.
Untuk itu, Anda perlu melindungi sistem Joomla yang sedang digunakan dengan extension securitas yang melindungi website dari teknik hacking seperti yang sudah disebutkan itu.
Login Administrator Protection
Adalah perlindungan terhadap administrator dari aksi serangan berupa login secara ilegal. Seperti yang sudah saya jelaskan pada Bab 1 bahwa sistem terstandardisasi sebuah CMS akan sangat memudahkan bagi siapa saja untuk menggunakannya.
Namun di sisi lain, juga memberikan celah untuk dimanfaatkan guna melakukan pembobolan. Para pengguna Joomla dapat mengakses panel administrator melalui browser dengan mengetikkan alamat: http://www.namadomain.com/administrator maka akan terlihat panel login administrator.
http://prntscr.com/5sshj8
Melalui panel login administrator inilah yang paling sering digunakan untuk membobol website berbasis Joomla, dikenal dengan teknik Password Attact. Yang jika dilakukan dengan sistematis dan dalam waktu yang sedemikian cepat maka menjadi brute attact. Yang dapat menghambat serangan brute attact, adalah menyembunyikan panel administrator sehingga tidak semua orang dapat mengaksesnya.
Spam Protection
Yang ketiga ini memang tidak begitu berbahaya, namun menjengkelkan. Tetapi jika mendapatkan serangan dalam jumlah yang massive maka akan juga dapat merugikan website.
Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, website Joomla juga harus dilengkapi dengan perlidungan terhadap aksi spam.
Langsung saja kita masuk ke dalam pembahasan cara melindungi sistem Joomla, sehingga menjadi lebih tangguh untuk dibobol.
|
Cara Menginstal Extension pada Website Joomla 2.5
1. Login ke dalam administrator Joomla Anda.
2. Kemudian masuk ke menu .
3. Klik menu Extention Manager
4. Anda akan melihat form upload extension.
Keterangan: Gunakan cara yang sama untuk meng-upload dan meng-instal extension.
|
Catatan Penting: Karena konfigurasi setiap hosting berbeda-beda, terkadang ada extension yang tidak dapat berjalan normal akibat konfigurasi hosting yang tidak sesuai dengan extension, dan dapat menyebabkan website menjadi error. Untuk itu, pastikan sebelum melakukan instalasi extension, Anda sudah melakukan backup file dan database website.
Namun, jika hosting menggunakan cPanel dan dengan penyetingan standar hosting pada umumnya maka extension ini dapat berjalan dengan baik. Jika mendapatkan error sebelum melakukan restore, Anda bisa juga mengontak provider hosting Anda, dan berikan kronologis yang Anda lakukan hingga mendapatkan error.
Jika penyelenggara hosting bertele-tele dalam melakukan perbaikan atau bahkan cenderung melarikan diri, sebaiknya Anda melakukan restore sendiri dan segera pindah hosting.
Sumber:
Buku: Joomla Site Security

No Response to "Perlindungan untuk situs Joomla"
Posting Komentar